HATI YANG LAIN: RATIH - By. Ruffie Lucretia

Sunday, December 24, 2017


RATIH

Nama yang terukir di dalam cincin itu. Entahlah sang pemilik nama siapa.

Selang beberapa hari setelah peristiwa CINCIN. Sang istri tidak sepenuhnya percaya kepada suaminya. Karena istri mencium ada gelagat aneh.

Hari demi hari dilalui, tanpa ada yang meributkan kembali mengenai cincin. Sedangkan cincin tersebut masih bertengger manis di dalam meja kerja sang suami.

Rupanya sang istri menyelidiki secara diam - diam. Semua akun medsos suaminya di stalking. Semua chat Wag,Line dan Telegram pun disadapnya dengan bantuan sahabat baiknya; Lin.

***
Hari Sabtu, waktu yang seharusnya dipakai untuk bercengkrama bersama keluarga tercinta. Namun tidak untuk sang istri. Suami tiba - tiba di telepon oleh atasannya dan dia harus secepatnya tiba di kantor.

Sang istripun mulai merasa aneh. Kenapa setiap hari sabtu tiba, suaminya selalu membuat alasan untuk datang ke kantor karena ada keadaan urgent.

Memang istrinya mengakui bahwa pekerjaan suaminya itu harus stand by on call 24 jam karena terkait dengan masalah pelayanan pelanggan. Walau tidak langsung sebenarnya.

Tapi masa iya harus setiap minggu dan hari sabtu untuk ke kantor? Sedangkan suami berkata bahwa tidak ada uang lemburan untuk itu.

"Mas, masa kamu tiap hari libur kamu ke kantor terus sih? Memangnya kamu robot mas? Gaji gak seberapa tapi nanti klo kamu sakit gimana?" Tanya istri

"Belum lagi urusan kamu sama dokter Xien bulan depan karena harus kontrol di Penang?, harus bisa bagi waktu mas. Kasian Sasa, dia butuh figur bapak. Bukan mainan yang selalu kamu belikan setiap kamu pulang kerja hari sabtu mas." Lanjutnya.

"Ya mau gimana sayang. Ini memang kerjaanku. Nanti begitu lowong urusan kantor kita liburan ke Malaysia sekalian berkunjung ke dokter Xien" ujarnya tanpa memandang istri.

Kemudian, sang suami pergi meninggalkan istrinya.

Dengan perasaan ada yang aneh. Istripun akhirnya mengikuti suami dengan mobilnya.

***
Di kantor suami, di sudut ruangan pantry.

"Hai ratih, udah lama ya nunggunya? Maaf tadi istriku curiga" ujarnya dengan nada usil.

"Ahh.. Massss aku udah lumutan nih nunggu di pantry. Setiap ada karyawan yang datang mereka selalu nanya ngapain aku hari libur gini masih masuk" jawab ratih genit.

"Yuk, kita jalan daripada berbicara di sini takut tembok dengerin bisa berabe" ajak suami

Dikejauhan, sang istripun melihat semua adegan itu. Mulai dari suaminya yang menyapa wanita bernama ratih dengan mesranya hingga omongan usil yang tidak pernah suaminya lakukan untuknya.

Sang istri tanpa sadar berlinang air mata. Benar - benar sudah tidak terbendung lagi. Ternyata kecurigannya benar selama ini. Dan parahnya teman sekantorpun serasa menutupi kelakuan suaminya.

Namun, sang istri tak lantas terlarut dalam perasaan di khianati. Dia segera bersembunyi lagi ketika mereka berjalan menuju ke arahnya.

Sang istri sempat mengabadikan moment suami yang bermesraan dengan kamera handphonenya.

Dan istrinya membuntuti mereka.


*Bersambung*

You Might Also Like

0 comments

Like me on Facebook

Google+ Followers

Subscribe